Miliki Potensi Ekowisata, Kukar Mampu Mengelola Sumber Daya Alam Ekstraktif

img

(Kepala Bidang Pengembangan Pariwisata Dispar Kukar, M Ridha Fatrianta).

POSKOTAKALTIMNEWS.COM,KUKAR- Ekowisata merupakan wisata yang berbasis pada alam dengan mengikuti aspek pendidikan dan interpretasi terhadap lingkungan alami dan budaya masyarakat dengan pengelolaan kelestarian ekologis.

Di Kukar sendiri perkembangan ekowisata terus bermunculan, hal ini menambah destinasi wisata yang bersentuhan dengan alam langsung dan dikelola oleh swasta maupun pokdarwis.  Kehadiran Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) di Kukar sukses mempengaruhi pertumbuhan destinasi wisata baru terutama yang berbasis terhadap Ekowisata.

“Saat ini, setidaknya sudah ada 50 pokdarwis yang tersebar di 20 kecamatan di Kukar.”kata Kepala Bidang Pengembangan Pariwisata Dispar Kukar, M. Ridha Fatrianta kepada Poskotakaltim diruang kerjanya belum lama ini.

“Keberadaan Pokdarwis ini juga terus mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar, melalui Dinas Pariwisata (Dispar) Kukar. Selama ini, berbagai bantuan telah disalurkan untuk melakukan pengembangan destinasi wisata,” terangnya.

Dikesempatan berbeda Wakil Ketua Ekraf Kaltim, Dr. Erwiyantono mengatakan dalam acara Raker yang diselenggarakan di Kukar belum lama ini, mengungkapkan bahwa Kukar mampu mengelola sumber daya alam ekstraktif salah satunya mengelola dan memanfaatkan lubang bekas tambang.

“Sejauh ini Kukar mampu mengelola Sumber Daya Alam Ekstraktif yang masih menjadi penggerak ekonomi utama daerah. Sehingga berdampak kepada tren ekonomi ekstraktif, meskipun secara keseluruh masih besar. Tapi tren ekonomi inklusif berkelanjutan yang dalamnya pariwisata dan ekraf itu presentasinya terus naik meskipun belum besar,”  kata Erwiyantono.

Ia menambahkan kabupaten Kukar memiliki potensi destinasi ekowisata, yang dimana fakta dilapangan masih ada hutan, danau, pesisir, konservasi pesut dan budaya. Tentu hal tersebut memerlukan pengembangan, pengelolaan yang efektiv dan berkelanjutan secara konsisten

“Ditambah dengan dipadukannya ekowisata dengan produk ekraf, seni pertunjukan, jepen yang terus berkembang, kuliner lokal. Produk-produk Kukar sudah bagus dan harus berani untuk bersaing tidak hanya didaerah namun harus bisa menembus hingga jangkauan yang lebih luas lagi.” tutupnya.(adv/*tan)